Kampanye Inovasi di Lingkungan Sekolah
Pembuatan ecobrick dari limbah plastik adalah sebuah inovasi yang dilakukan oleh siswa dan guru di SMP Negeri 7 Palembang. Secara definisi, ecobrick adalah sebuah bata yang terbuat dari limbah plastik yang dipadatkan dan dibentuk menjadi sebuah blok yang kuat dan tahan lama.
Proses pembuatan ecobrick dimulai dengan mengumpulkan limbah plastik dari berbagai sumber, seperti botol plastik, kantong plastik, dan lain-lain. Limbah plastik tersebut kemudian dicuci dan dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil.
Setelah itu, limbah plastik tersebut dimasukkan ke dalam sebuah botol plastik yang telah dibersihkan dan dipotong bagian bawahnya. Botol plastik tersebut kemudian dipadatkan menggunakan sebuah alat pemadat yang terbuat dari kayu.
Guru, Siswa/i dan Alumni ikut dalam merangkai pembuatan ecobrick.Proses pemadatan dilakukan secara berulang-ulang sampai limbah plastik tersebut menjadi padat dan tidak bisa dipadatkan lagi. Setelah itu, ecobrick siap digunakan sebagai bahan bangunan untuk membuat dinding, meja, atau bahkan rumah. Namun, di SMP Negeri 7 Palembang ecobrick dimanfaatkan sebagai icon dari sekolah tersebut. Dengan demikian icon ini dapat menjadi ciri khas yang ada di sekolah ini.
Tidak hanya ini saja kami sebagai tim inovasi membuat hand sanitizer. Hand sanitizer memiliki fungsi utama untuk membunuh mikroorganisme yang ada di permukaan tangan, seperti bakteri, virus, dan kuman. Dengan menggunakan bahan- bahan seperti: alkohol, gel lidah buaya, dan jeruk purut.
![]() |
| FACEBOOK : Spentu Palembang |
LIKE, COMMENT, SUBSCRIBE & SHARE.








Komentar